Masih banyak orang berpikir bahwa depresi hanyalah rasa sedih yang berlarut-larut. Padahal dalam psikologi klinis, depresi adalah gangguan yang memengaruhi seluruh sistem tubuh, bukan cuma perasaan.
Itulah mengapa orang dengan depresi sering mengalami keluhan fisik yang nyata, bahkan lebih dominan daripada rasa sedih itu sendiri.
Depresi bukan hanya ada di kepala. Ia hidup di sistem saraf, hormon, dan tubuh.
1. Depresi Mengganggu Sistem Saraf dan Respons Tubuh
Keluhan seperti:
Tengkuk terasa panas atau dingin
Kesemutan
Kepala terasa berat
Dada terasa sakit atau sesak
Berkaitan dengan disregulasi sistem saraf otonom. Saat depresi, tubuh berada terlalu lama dalam kondisi stres internal, meski tidak ada ancaman nyata.
Tubuh menjadi tegang, sensitif, dan mudah memberi sinyal nyeri.
2. Rambut Rontok, Masalah Kulit, dan Perubahan Fisik
Depresi memengaruhi keseimbangan hormon, terutama hormon stres seperti kortisol. Ketika ini berlangsung lama, dampaknya bisa berupa:
Rambut rontok
Kulit mudah bermasalah
Penyembuhan luka lebih lambat
Ini bukan sugesti. Ini adalah reaksi biologis terhadap tekanan psikologis yang kronis.
3. Rasa Berat di Tubuh dan Nyeri Tanpa Sebab
Banyak orang dengan depresi mengeluh:
Tangan dan kaki terasa berat
Badan pegal tanpa aktivitas berat
Nyeri tanpa penyebab medis jelas
Dalam psikologi kesehatan, ini disebut somatic symptoms, yakni gejala fisik yang muncul akibat beban emosional yang tidak tertangani.
Tubuh ikut “menanggung” apa yang jiwa simpan.
💬 Jika kamu mengalami keluhan fisik berulang tanpa penyebab medis yang jelas, dan disertai kelelahan emosional atau kehilangan semangat hidup, berkonsultasi dengan psikolog di Psikologi.co.id dapat membantumu memahami hubungan antara kondisi mental dan tubuh secara lebih utuh.
4. Lelah Kronis dan Gangguan Penglihatan
Depresi sering menyebabkan:
Tidur tidak berkualitas
Energi terasa habis meski tidak banyak aktivitas
Pandangan terasa kabur atau tidak fokus
Ini berkaitan dengan penurunan fungsi kognitif dan kelelahan mental. Otak bekerja keras hanya untuk bertahan, sehingga tubuh kehilangan daya pulihnya.
5. Depresi Bukan Lemah, Tapi Sistem yang Kewalahan
Semua gejala ini sering diremehkan dengan kalimat:
“Kamu cuma kebanyakan mikir”
“Kurang olahraga”
“Perasaan aja”
Padahal secara psikologis, depresi adalah kondisi di mana sistem tubuh dan pikiran sudah terlalu lama berada di bawah tekanan.
Ini bukan soal kurang kuat. Ini soal kelelahan total.
Tubuh Tidak Berlebihan, Ia Sedang Bicara
Jika kamu bertanya, “kenapa badanku begini padahal aku cuma sedih?”, jawabannya sederhana tapi penting:
karena depresi tidak pernah cuma soal sedih.
“Depresi adalah kondisi medis dan psikologis, bukan drama.”
Jika tubuh dan pikiranmu sama-sama terasa lelah, Psikologi.co.id hadir sebagai ruang aman untuk membantumu memahami dan memulihkan kesehatan mental secara menyeluruh tanpa menghakimi, tanpa meremehkan.




