Orang yang Belum Pulih dari Trauma Melihat Dunia Lewat Trigger

Pernah merasa bereaksi sangat kuat terhadap sesuatu yang terlihat sepele bagi orang lain? Nada suara, kata tertentu, situasi tertentu, ternyata tiba-tiba membuat tubuh tegang, pikiran kacau, atau emosi melonjak. Dalam psikologi trauma, ini bukan soal berlebihan. Orang yang belum pulih dari trauma sering kali memproses dunia lewat trigger, bukan lewat realitas saat ini. Bukan karena […]

Mungkin Hubunganmu Toxic, Saat Kamu Perlahan Kehilangan Dirimu Sendiri

Tidak semua hubungan yang menyakitkan terlihat jelas sejak awal. Banyak hubungan toxic justru dibungkus dengan kata “cinta”, “perhatian”, atau “demi kebaikanmu”. Tanpa disadari, hubungan seperti ini membuat seseorang perlahan kehilangan dirinya sendiri emosi, batasan, bahkan harga diri. Hubungan seharusnya menjadi ruang aman untuk tumbuh, bukan tempat di mana kamu terus merasa ragu, lelah, dan tidak […]

Jangan Menghakimi, Karena Kita Tidak Pernah Tahu Luka yang Mereka Tutupi

Sering kali kita melihat sikap seseorang hanya dari permukaannya, yakni dilihat dari ekspresi, kata-kata, atau reaksi sesaat. Lalu dengan cepat kita memberi label bahwa mereka orang yang dingin, berlebihan, malas, atau aneh. Padahal, perilaku sering kali adalah hasil dari luka yang tidak terlihat, bukan sekadar pilihan sikap. Tiba-tiba menuduh orang lain tanpa memahami konteks bisa […]

Belajar Pergi demi Ketenangan Mental, Bukan Karena Egois, tapi Bentuk Perlindungan Diri

Ada fase dalam hidup di mana kita berhenti bertanya, “kenapa aku harus bertahan?” Dan mulai bertanya, “apa yang sebenarnya aku butuhkan?” Menjauh dari hal-hal yang melukai bukan tanda egois. Dalam psikologi, ini justru disebut self-preservation, atau bisa disebut naluri sehat untuk melindungi diri setelah terlalu lama berada dalam tekanan emosional. Ketika mental sudah melewati banyak […]

Menjaga Jarak Karena Luka Saat Kedekatan Terasa Tidak Aman

“Kan keluarga.”“Kan saudara.”“Kan sahabat dekat.” Kalimat-kalimat ini sering membuat kita bertanya-tanya, “kenapa justru dengan mereka kita merasa paling tidak nyaman?” Jika kamu mulai menjaga jarak, menghindari obrolan mendalam, atau merasa lebih tenang di luar rumah daripada di dalam, bisa jadi kamu sedang mengalami emotional cut off, ini sih bukan karena tidak peduli, tapi karena ada […]

Pulih dari Trauma Dimulai dari Cara Kamu Memperlakukan Diri Sendiri

Trauma sering meninggalkan rasa tidak aman, bersalah, dan perasaan sendirian. Banyak orang berharap pemulihan datang dari luar, yakni berharap agar orang lain membuatnya berubah, dari situasi yang membaik, atau dari waktu yang berlalu. Namun dalam psikologi trauma, ada satu prinsip penting, “Orang pertama yang bisa memberi apa yang kamu butuhkan adalah dirimu sendiri.” Bukan karena […]

“Gapapa” yang Sebenarnya Tidak Gapapa, Jangan-Jangan Kamu Sedang Mengalaminya??

Pernah berada di titik ini? Ditanya “kenapa?”, “kamu kenapa?”, atau “cerita dong”. Tapi yang keluar hanya satu kata, “gapapa.” Bukan karena tidak percaya. Bukan karena tidak mau berbagi. Tapi karena tidak ada tenaga untuk menjelaskan apa pun. Dalam psikologi, kondisi ini bukan sikap menutup diri, melainkan tanda bahwa kamu sedang mengalami kelelahan emosional. 1. “Gapapa” […]

Setiap Pertemuan Punya Makna, Mereka Datang Sesuai Episodenya

Pernah merasa ada orang yang kehadirannya sangat berarti, tapi hanya sebentar? Atau ada yang tinggal lama, menemani banyak fase hidup, lalu pelan-pelan berubah? Dalam psikologi relasi, pertemuan antar manusia jarang terjadi tanpa makna. Setiap orang hadir membawa peran tertentu dalam episode hidup kita, bukan selalu untuk menetap, tapi untuk membentuk. 1. Tidak Semua Orang Datang […]

Jarang Orang Melihat Saat Kita Sabar, Tapi Langsung Men-cap “BURUK” Saat Kita Meledak

Ada satu pengalaman emosional yang sering terjadi, yakni saat kita sudah terlalu lama sabar, menahan, mengalah, tapi ketika akhirnya bersuara, kita justru dicap kurang ajar, berubah, atau kasar. Yang terlihat orang hanya satu momen. Yang tidak terlihat adalah proses panjang menahan diri. Dalam psikologi, reaksi seperti ini bukan hal aneh, dan bukan tanda kamu buruk. […]

Dibesarkan Di Lingkungan Yang Tidak Menghargai Emosi

Banyak orang tumbuh dengan kalimat seperti “jangan baper”, “jangan lebay”, atau “perasaan doang kok”. Kalimat-kalimat ini terdengar sepele, tapi secara psikologis bisa membentuk cara seseorang memandang emosinya sendiri. Jika hari ini kamu sering merasa bersalah saat sedih, marah, atau terluka, bisa jadi masalahnya bukan pada emosimu, melainkan pada lingkungan yang sejak awal tidak memberi ruang […]